pengertian geografi, konsep esensial geografi, ruanglingkup geografi


MATA PELEJARAN                                    : GEOGRAFI
GURU                                             : MOCHAMMAD IKO FARISMA,S.Pd
KELAS/SEMESTER                                    : X/GANJIL

PENGETAHUAN DASAR GEOGRAFI
A.     Pengertian geografi
Istilah geografi diperkenalkan oleh Erastothenes tahun 100 SM, sehingga beliau dikenal sebagai peletak dasar ilmu geografi karena memperkenalkan istilah geographika juga telah mencoba menghitung keliling bumi secara matematis melalui perbandingan besar jarak busur Alexandria – Syene (Aswan) dengan keseluruhan bumi.
Dari hasil seminar dan lokakarya para pakar Geografi yang dilaksanakan di Semarang tahun 1988 dirumuskan bahwa :
Geografi adalah pengetahuan mengenai persamaan dan perbedaan gejala alam dan kehidupan di muka bumi (gejala geosfera) serta interaksi antara manusia dengan lingkungannya dalam konteks keruangan dan kewilayahan.
Ada banyak ilmu  mengenai definisi pengertian geografi menurut para ahli, baik yang berasal dari Indonesia maupun dari luar negeri. Berikut ini adalah beberapa definisi pengertian geografi yang di ambil dari berbagai sumber :
1.      Bisri Mustofa (2007) - Indonesia
Geografi adalah ilmu yang menguraikan tentang permukaan bumi, iklim, penduduk, flora, fauna serta basil-basil yang diperoleh dari bumi.
2.      Herioso Setiyono (1996) - Indonesia
Geografi adalah ilmu yang mempelajari hubungan timbal balik antara manusia dengan lingkungannya dan merujuk pada pola persebaran horisontal dipermukaan bumi.
3.       Depdikbud (1989) - Indonesia
Geografi adalah suatu ilmu yang mempelajari tentang permukaan bumi, iklim, penduduk, flora, fauna, serta hasil yang diperoleh dari bumi.
4.      Hasil seminar dan lokakarya di Semarang (1988) - Indonesia
Geografi merupakan ilmu yang mempelajari persamaan dan perbedaan fenomena geosfer dengan sudut pandang kewilayahan dan kelingkungan dalam konteks keruangan.
5.      Prof. Bintarto (1981) - Indonesia
Geografi merupakan ilmu yang mempelajari hubungan kausal gejala-gejala di permukaan bumi, baik yang bersifat fisik maupun yang menyangkut kehidupan makhluk hidup beserta permasalahannya melalui pendekatan keruangan, kelingkungan, dan regional untuk kepentingan program, proses, dan keberhasilan pembangunan.
6.      Richard Hartshorne
Geografi merupakan suatu disiplin ilmu yang menggambarkan dan menginterpretasikan karakteristik variabel – variabel dari suatu tempat ke tempat lain di permukaan bumi sebagai tempat hidup manusia.
7.      James Fairgrive (1966)
Geografi memiliki nilai edukatif yang dapat mendidik manusia untuk berpikir kritis dan bertanggung jawab terhadap kemajuan-kemajuan dunia. Ia juga berpendapat bahwa peta sangat penting untuk menjawab pertanyaan “di mana” dari berbagai aspek dan gejala geografi.
8.       Frank Debenham (1950)
Geografi adalah ilmu yang bertugas mengadakan penafsiran terhadap persebaran fakta, menemukan hubungan antara kehidupan manusia dengan lingkungan fisik, menjelaskan kekuatan interaksi antara manusia dan alam.
OBJEK STUDI GEOGRAFI
Sasaran atau kajian studi geografi secara garis besar adalah :
2.1.       Aspek fisik (alami) yang meliputi aspek kimiawi, biologis astronomi dan sebagainya.
2.2.       Aspek sosial yang meliputi aspek politis, ekonomi, anthropologis dan sebagainya.

B.    Ruang Lingkup Geografi
Kali ini akan dijelaskan contoh ruang lingkup geografi yang ada. Berikut merupakan 3 ruang lingkup geografi beserta definisi, pengertian dan contohnya lengkap terbaru.


1.      Geografi Fisik
Pengertian geografi fisik adalah bagian ilmu geografi yang mempelajari semua kondisi fisik pada peristiwa atau fenomena yang terjadi di muka bumi. Geografi fisik menyangkut keadaan lingkungan alam di luar manusia seperti gejala-gejala alam di geosfer yang berkaitan dengan bentuk, relief, iklim dan segala sesuatu tentang bumi serta proses-proses fisik yang terjadi darat, laut dan udara yang berpengaruh pada kelangsungan hidup manusia. Ruang lingkup geografi fisik meliputi semua gejala alam yang terjadi di antroposfer (ruang angkasa), atmosfer (lapisan udara), hidrosfer (lapisan air), pedosfer (lapisan tanah), biosfer (lapisan kehidupan) dan litosfer (lapisan batuan). Contoh geografi fisik Proses terjadinya, hujan, Proses siklus air, Proses pembentukan tanah, Perbedaan iklim berdasarkan garis bujur.
Cabang ilmu penunjang geografi fisik antara lain adalah astronomi, meteorologi, klimatologi, geofisika, hidrologi, pedologi, biologi, zoologi, fitologi dan geologi.
2.       Geografi Manusia (sosial)
Pengertian geografi sosial adalah ruang lingkup ilmu geografi yang mempelajari segala aktivitas kehidupan manusia lengkap dengan interaksi yang dilakukannya dengan lingkungan. Ruang lingkup geografi sosial meliputi hal-hal yang berkaitan dengan lingkungan ekonomi, lingkungan budaya dan lingkungan sosialnya. Geografi sosial meliputi permasalahan-permasalahan yang berkaitan dengan aktivitas manusia di dalam ruang mencakup aktivitas sebagai makhluk sosial. Secara umum, definisi geografi sosial mempelajari dampak aktivitas manusia terhadap lingkungan, serta dampak lingkungan terhadap manusia.
Contoh geografi sosial
·         Pola pemukiman masyarakat di daerah pesisir sungai
·         Kepadatan penduduk di daerah terkait relief permukaan tanah
·         Pengaruh tingkat kesuburan tanah terhadap kegiatan ekonomi masyarakat



3.      Geografi teknik
Geografi teknik mempelajari cara-cara memvisualisasikan dan menganalisis data dan informasi geografis dalam bentuk peta, diagram, foto udara dan citra hasil penginderaan jauh. 

C.     Konsep Esensial Geografi
Dalam memahami ilmu geografi perlu memahami sepuluh pengertian dasar atau yang disebut konsep esensial.
1.       Konsep Lokasi
Konsep lokasi digunakan untuk mengkaji dimana posisi satau letak satu objek geografi yang ada di permukaan bumi.
Konsep lokasi ini dibedakan menjadi dua jenis yaitu:
·         Lokasi Absolut
Lokasi absolut adalah lokasi yang menunjukan suatu objek yang ditentukan oleh garis astronomis (garis lintang dan garis bujur).
Contoh: Indonesia terletak pada 6º LU (Lintang Utara) – 11º LS (Lintang Selatan) dan 95º BT (Bujur Timur) – 141º BT (Bujur Timur).
·         Lokasi Relatif
Berbeda dengan lokasi absolut, lokasi relatif ini ditentukan berdasarkan tempat atau lokasi yang berada disekitar objek tersebut.
Contoh: Indonesia berada diantara dua benua dan dua samudra.
2.      Konsep Jarak
Konsep jarak adalah ruang yang menghubungkan antara dua buah objek atau lebih yang diukur berdasarkan satuan waktu (detik, menit, jam, hari, bulan, tahun) atau satuan panjang (centimeter, meter, kilometer, mil, kaki).
Konsep jarak ini jugua dibedakan menjadi dua, yaitu:
·         Mutlak
Jarak mutlak adalah jarak antara dau buah objek atau lebih yang diukur berdasarkan satuan panjang yang telah ditetapkan atau yang telah terstandarisasi.
Contoh: Jarak dari Indonesia ke Madinah adalah 8.460 km.
·         Relatif
Jarak relatif adalah jarak anatar dua buah onjek yang dihitung berdasarkan satuan waktu. Sehingag bisa terjadi perbeadan anatar asatu individu dengan individu lainnya.
Contoh: Waktu tempuh dari Jakarta ke Purwokerto menggunakan bus 6 jam 10 menit. Sedangkan ketika menggunakan sepeda motor 5 jam 50 menit.
3.      Konsep Keterjangakauan
Keterjangkauan adalah interaksi maksimal anatara tempat yang dapat dicapai baik dengan sarana transportasi ataupun dengan berjalan kaki.
Contoh: Ketika kita dari Indonesia ingin berlibur ke Switzerland maka menggunakan pesawat terbang untuk mencapai waktu yang lebih cepat. Contoh lain, ketika kita berada di pedalaman hutan maka menggunakan sepeda motor atau berjalan kaki merupakan pilihan paling tepat untuk menjangkau suatu tempat.
4.      Konsep Morfologi (Relief)
Morfologi adalah perwujudan dari bentuk permukaan bumi yang diakibatkan oleh pengangkatan dan penurunan wilayah. Konsep morfolgi juga bisa diartikan hubungan antara bentuk bumi dengan aktivitas manusia.
Contoh: Masyarakat di dataran tinggi rata-rata bekerja sebagai petani. Dieng merupakan dataran tinggi yang eksotis.
5.      Konsep Aglomerasi
Aglomerasi atau dikenal dengan pemusatan, merupakan pengelompokkan suatu peristiwa dan fenomena dengan berdasarkan aktivitas manusia.
Contoh: Pengelompokkan daerah Industri.
6.      Konsep Nilai Kegunaan
Maksud dari nilai kegunaan disini adalah manfaat yang diberikan oleh satu wilayah di muka bumi pada mahluk hidup dan sifatnya adalah relatif, dimana satu dengan yang lainnya pasti akan memiliki nilai guna yang berbeda.
Contoh: Lahan subur di pedasaan bermanfaat untuk bercocok tanam.
7.      Konsep Pola
Konsep pola berkaitan dengan susunan, bentuk, dan persebaran fenomena baik fenomena alam ataupun fenomena sosial yang terjadi di muka bumi.
Contoh: Persebaran penduduk yang berada di sekitar aliran sungai akan mengikuti alur aliran sungai.

8.      Konsep Diferensiasi Area
Diferensiasi area adalah perbedaan interaksi antara satu wilayah dimuka bumi dengan wilayah yang lainnya.
Contohnya: Masyarakat di daerah pegunungan menggunakan baju yang tebal, berbeda dengan masyarakat di pesisir pantai yang gemar menggunakan kaos oblong.
9.      Konsep Nilai Guna
Konsep ini membahas mengenai nilai guna atau manfaat suatu wilayah bagi kehiupan masyarakat atau mahluk hidup yang ada disekitarnya.
Contoh: Daerah Dieng sangat cocok sebagai tempat wisata karena udara dinginnya dan banyak bukit yang indah.
10.  Konsep Keterkaitan keruangan
Konsep yang terakhir adalah konsep keterkaitan yaitu, konsep suatu wilayah yang dipengaruhi atau dikaitkan dengan wilayah yang lain.
Contoh: Jakarta digenang banjir akibat huja deras yang terjadi di daerah Bogor.



TUGAS !!!
1.      JELASKAN PENGERTIAN GEOGRAFI MENURUT ANDA!
2.      JELASKAN APA SAJA KAJIAN POKOK GEOGRAFI?
3.      JELASKAN PENGERTIAN GEOGRAFI FISIK DAN MANUSIA BESERTA CONTOH !
4.      BUATLAH 3 CONTOH KONSEP ESENSIAL GEOGRAFI, KONSEP LOKASI !
5.      BUATLAH 1 CONTOH KONSEP KETERJNGKAUAN!
Catatan
Setelah mengerjakan silahkan berkomentar “SELESAI_NAMA_KELAS

Sumber:

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

POLA HUBUNGAN ANTAR KELOMPOK DALAM MASYARAKAT

Bentuk-Bentuk Konflik