OBJEK KAJIAN SOSIOLOGI

PELAJARAN : SOSIOLOGI
HARI/TGL     : KAMIS, 6 AGUSTUS 2020
MATERI         : OBJEK KAJIAN SOSIOLOGI


A.     Objek Kajian Dan Pokok Kajian Sosiologi
Objek kajian sosiologi adalah manusia. Ilmu pengetahuan yang objek kajiannya adalah manusia bukan hanya sosiologi semata, namun letak perbedaan sosiologi dengan ilmu lain yang mempelajari manusia juga adalah sosiologi mempelajari aspek sosial dari manusia, atau lebih sering disebut dengan masyarakat.
Pokok kajian dari para sosiolog antara lain:
1.       Emile Durkheim: Sosiolog yang mengkaji mengenai fakta sosial yang ada di masyarakat. Fakta sosial adalah struktur yang bersifat eksternal dan memaksa bagi individu. Contoh fakta sosial adalah kemiskinan, pengangguran,
2.       Karl Marx: Sosiolog yang mengkaji mengenai konflik sosial, terutama di masa industri di mana banyak konflik antara kaum borjuis atau pemilik modal dengan proletar atau buruh.
3.       Max Weber: Sosiolog yang mengkaji mengenai rasionalitas dan tindakan sosial.
4.       Wright Mill: Sosiolog yang menemukan konsep khayalan sosiologi
5.       Peter Berger: Sosiolog yang mengkaji realitas sosial.


Kal Marx

Objek Kajian Sosiologi Secara Umum
a.       Objek material
Pengertian objek material suatu pengetahuan meliputi identitas baik fisik ataupun kultural yang menjadi ’materi’ atau pembahasan utama ilmu pengetahuan. Objek material sosiologi berupa gejala sosial dalam kaitannya dengan hubungan kemasyarakatan. Segala fenomena yang membentuk pola dan melibatkan hubungan antar individu atau individu dengan kelompok atau antar kelompok masyarakat adalah objek material sosiologi.
b.      Objek formal
Berbeda dengan objek material, objek formal lebih menekankan pada perspektif atau cara pandang ilmu pengetahuan. Sosiologi mempelajari masyarakat yang saling berinteraksi satu sama lain sehingga interaksi, relasi, dan komuniasi sosial dapat diposisikan sebagai objek formal sosiologi. Sosiologi melihat individu sebagai makhluk sosial, bagian dari masyarakat dan terhubung pada jaringan sosial yang membentuk kelompok. Interaksi sosial menjadi objek formal sosiologi.
Perbedaan antara Objek Formal dan Material dalam Sosiologi
Oke, bagaimana penjelasan diatas mengenai objek formal dan material dalam kajian sosiologi, sudah cukup jelas kah?
Intinya kedua objek kajian sosiologi ini membahas mengenai hal yang sama, dari dua sisi yang berbeda. Peribahasa yang kerap digunakan adalah two sides of the same coin.
Misalnya, kita ingin membahas mengenai masyarakat miskin di pinggir sungai. Kajian mengenai objek material yang membahas mengenai poin utama dari penelitiannya tentu saja akan langsung memilih masyarakat kelas menengah kebawah yang tinggal di pinggir sungai sebagai objek penelitiannya.
Sedangkan, kajian yang berfokus pada objek formalnya mungkin akan lebih banyak membahas mengenai proses-proses yang ada seperti tingkat pendidikan, kohesivitas sosial, kesempatan ekonomi yang ada, modal sosial, dan kelembagaan masyarakat lokal (karang taruna, RT/RW, komunitas, dsb).
Perkembangan objek kajian sosiologi
Objek kajian sosiologi mengalami perkembangan yang pesat sekaligus kompleks sejak para sosiolog klasik membangun fondasi teoritis untuk mengkaji masyarakat secara sosiologis. Saat ini,
contoh-contoh materi atau identitas, atau bahan yang bisa dijadikan objek kajian sosiologi tak terhitung jumlahnya. Hal ini karena gejala-gejala sosial yang timbul dalam masyarakat itu sendiri semakin kompleks dan beragam.
Sebagai contoh,
1.      sosiologi menjadikan agama sebagai objek kajiannya. Maka, agama akan dilihat sebagai identitas yang gejala sosialnya adalah ritual, sejauh mana agama mengatur perilaku para penganutnya, bagaimana interaksi antar umat seagama, bagaimana dengan mereka yang berbeda agama, dan lain sebagainya.
2.      Budaya juga sering menjadi objek kajian sosiologi. Misalnya, mempelajari resolusi konflik yang dipecahkan dengan hukum adat di suatu daerah di Indonesia.
Sosiologi kontemporer atau kekinian bergerak lebih jauh dan beragam dalam menjadikan gejala-gejala sosial sebagai objek kajian. Di beberapa kampus di dunia, berkembang studi kepemudaan sebagai objek kajian sosiologi. Kepemudaan menjadi objek yang diteliti. Objek kajian sosiologi kepemudaan melihat bagaimana kultur dikalangan anak-anak muda (youth culture), bagaimana membangun identitas diri, bagaimana pemuda diposisikan dalam politik kebijakan dan kebijakan politik.

KEGIATAN SISWA!!!

1. Buatlah pertanyaan tentang materi yang belum kalian pahami dikolom komentar  dibawah ini! (kasih nama dan kelas) sebagai absensi pertemuan.

2. Buat rangkuman dari point-point penting di atas dibuku tulis! (tugas ini saya tunggu sampai jam 21.00, foto dan kirimkan ke WA saya / kirim ke email ikofarisma01@gmail.com)
  



Komentar

Postingan populer dari blog ini

POLA HUBUNGAN ANTAR KELOMPOK DALAM MASYARAKAT

Bentuk-Bentuk Konflik