CIRI-CIRI PENELITIAN DAN FUNGSINYA

 

Dalam sosiologi berbagai gejala sosial dapat dikaji melalui penelitian sosial. Penelitian sosial adalah penelitian yang dirancang untuk menambah pengetahuan sosial dan gejala sosial di masyarakat. Menurut Soerjono Soekanto, penelitian sosiologi termasuk penelitian ilmiah. Penelitian ilmiahadalah penelitian yang bertujuan mempelajari satu atau beberapa gejala dengan jalan analisis dan pemeriksaan yang mendalam terhadap fakta masalah yang disoroti dan kemudian diusahakan pemecahannya.

A.     CIRI-CIRI PENELITIAN DAN FUNGSINYA

1.       Ciri-ciri penelitian ilmiah sebagai berikut.

Penelitian ilmiah dilakukan melalui prosedur sistematis, yaitu dengan menggunakan pembuktian yang meyakinkan berupa fakta yang diperoleh secara objektif. b. Penelitian ilmiah merupakan suatu proses yang berjalan terus-menerus sehingga hasil suatu penelitian selalu dapat disempurnakan atau dilanjutkan lagi oleh peneliti lain.

2.       Fungsi penelitian ilmiah sebagai berikut.

a.       Fungsi verifikatif atau pengujian adalah fungsi penelitian ilmiah untuk menguji kebenaran suatu pengetahuan yang sudah ada.

b.      Fungsi eksploratif atau penjajagan adalah fungsi penelitian ilmiah untuk menemukan sesuatu yang belum ada atau mengisi kekosongan dan kekurangan ilmu.

c.       Fungsi development atau pengembangan adalah fungsi penelitian ilmiah untuk mengembangkan pengetahuan yang sudah ada. Berdasarkan tempat pengumpulan data, penelitian ilmiah dapat dilakukan di laboratorium, perpustakaan, dan lapangan.

B.      OBJEK DAN SUBJEK PENELITIAN

1.       Objek penelitian pada hakikatnya adalah topik permasalahan yang dikaji dalam penelitian. Namun demikian, pengertian objek penelitian sering kali tertukar dengan subjek penelitian. Hal ini tentu saja membingungkan terutama bagi peneliti pemula sebab definisi antara objek dan subjek riset memang berhubungan namun khususnya dalam riset sosial keduanya tidak sama.

2.       Subjek adalah informan atau narasumber yang menjadi sumber data riset. Objek adalah permasalahan yang diinvestigasi dalam penelitian, begitu pengertian singkatnya. 

NAH BERIKUT ADALAH PENJELASAN YANG LEBIH DETAIL

1.       Definisi objek penelitian Objek penelitian adalah isu, problem, atau permasalahan yang dibahas, dikaji, diteliti dalam riset sosial. Dari definisi tersebut, kita langsung bisa menangkap bahwa objek penelitian memiliki cakupan luas sejauh masih berhubungan dengan topik penelitian. Namun demikian, objek penelitian sosial bisa kita klaim sangat mungkin melibatkan individu, kelompok, atau masyarakat sejauh objek tersebut merupakan permasalahan yang akan diteliti. Di sinilah, kerancuan penggunaan istilah bisa muncul dalam riset sosial. Ketika kita memposisikan masyarakat sebagai objek penelitian, maka masyarakat tersebut diposisikan sebagai bagian dari permasalahan penelitian itu sendiri. Barang kali sejauh ini masih rumit untuk dimengerti. Saya akan beri penjelasan yang lebih kongrit melalui contoh.

CONTOH-CONTOH OBJEK PENELITIAN

Misalnya, kita melakukan penelitian dengan fokus utama tentang masyarakat yang menolak pendirian bandara baru di daerahnya. Objek penelitian kita tentu saja melibatkan masyarakat. Namun sebagaimana definisi di atas, objek penelitian adalah permasalahan. Maka, deskripsi yang tepat untuk objek peneltian adalah penolakan masyarakat terhadap rencana pembangunan bandara baru.

Penolakan masyarakat ini menjadi objek riset. Sedangkan subjek penelitiannya adalah masyarakat yang menolak. Pengertian tersebut sangat mirip, namun jelas berbeda. Sekali lagi, contoh ini hanya berupa ilustrasi yang mungkin lebih relevan untuk riset sosial.

2.       Subjek penelitian adalah orang yang dijadikan sebagai sumber data atau sumber informasi oleh peneliti untuk riset yang dilakukannya. Dalam penelitian sosial, subjek penelitian adalah manusia. Kita tidak perlu mengatakan manusia yang hidup karena pembaca mesti sudah tau kalau orang mati tidak bisa diajak berinteraksi meskipun bisa didentifikasi dan diinvestigasi dalam rangka mengumpulkan data.

Definisi dasar mengenai subjek penelitian yaitu individu atau kelompok yang dijadikan sumber data oleh investigator atau peneliti. Perlu digarisbawahi di sini bahwa data bisa diperoleh dari subjek melalui interaksi, atau bisa juga melalui identifikasi informasi yang dikemukanan oleh subjek riset.

Interaksi bisa berbentuk wawancara, diskusi dalam fokus grup, survey, dan sebagainya yang bisa dilakukan secara langsung atau dengan mediasi teknologi. Indentifikasi informasi bisa berupa opini dalam bentuk tulisan, audio, gambar, atau video yang pernah dikemukakan oleh subjek.

Dari definisi tersebut, kita bisa menyimpulkan bahwa pada prinsipnya, subjek penelitian adalah manusia yang dijadikan target pengumpulan data oleh investigator. Subjek penelitian dipilih melalui proses sampling. Teknik sampling, dengan kata lain merupakan cara untuk memperoleh subjek riset.

Contoh subjek penelitian

Nah Silahkan simak contoh subjek dalam penelitian sosial agar pembaca mendapat pemahaman yang lebih spesifik mengenai siapa saja sebenarnya individu atau kelompok yang relevan sebagai subjek riset.

Sebagai contoh, jika studi yang dilakukan mengenai ”Partisipasi Politik di Kalangan Mahasiswa”, maka mahasiswa yang menjadi sampel penelitian bisa disebut sebagai subjek penelitian. Tetapi, subjek penelitian dengan topik tersebut biasanya tidak hanya melibatkan mahasiswa.

Misalnya, dalam proses sampling, peneliti ingin mendapatkan data dari pakar politik tentang tren mahasiswa aktif berpolitik, atau sebaliknya, bersikap apatis. Pakar politik yang menjadi narasumber risetnya juga disebut sebagai subjek riset.

 

Sumber:

http://sosiologis.com/subjek-penelitian

http://blog.unnes.ac.id/nikendheasyearyani/2017/11/11/materi-sosiologi-sma-kelas-x-metode-penelitian-sosial/

 

Komentar

  1. Balasan
    1. Sampling adalah teknik pengambilan data melalui sampel (contoh sebagian).
      Misal mau meneliti siswa x Ips. Untuk mempercepat hanya di ambil beberapa siswa saja sebagai sampel

      Hapus
  2. Lha kok sepi, kemana semua orang?

    BalasHapus
  3. Punky: Maksudnya riset sosial itu apa pak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Riset = penelitian, sosial = masyarakat
      Jadi riset sosial adalah penelitian pada masyarakat yg menjadi subjek, dan masalah” masyarakat yg menjadi objek

      Hapus
  4. Balasan
    1. Dalam penelitian harus objektif artinya harus sesuai dengan kenyataan (susuai keadaan sebenarnya). Ini siapa ya?

      Hapus
  5. Akbar Ubaydilan: pak apakah penolakan Vaksin Dpt dijadikan sbg injek penelitian?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Injek apa objek, kalau objek bisa jadi objeknya adalah permasalahan kenapa vaksin ditolak

      Hapus
  6. Akbar Ubaydilan; apatis itu apa pak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Apatis adalah sikap acuh, jd dalam penelitian kadang orang yg kita mintai data sikapnya apatis kepada kita

      Hapus
  7. Akbar UbaydilaH' pah development sama objek sama yaPak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama dimananya? Ada kalimat yg menyatakan sama?
      Development itu pembangunan objek adalah masalah yg dikaji

      Hapus
    2. Development sama verifikasi mksdnya , itu kan sama sama datanya sudah ada

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

POLA HUBUNGAN ANTAR KELOMPOK DALAM MASYARAKAT